Menjadi bagian dari peserta Aksi Super Damai 212 (2 Desember 2016) membuat diri saya menjadi tersadar akan apa yang seharusnya umat muslim lakukan, bersatu dan saling peduli. Aksi ini adalah untuk membela Al Qur'an, sang tersangka BTP alias Ahok sampai saat tulisan ini dibuat pun belum kunjung ditahan. Ini lah yang membuat hati kami tersakiti, kita yang sudah merasa sakit atas perkatannya tak kunjung terobati, padahal kami sangat beharap ia bisa dihukum sesuai dengan apa yang ia lakukan.
Begitu banyak pelajaran yang bisa diambil dari Aksi Super Damai 212 kemarin, bagaimana tidak, disana berbagai suku, berkumpul menjadi satu untuk Indonesia dan terlebih untuk Islam, dengan jutaan umat Islam yang hadir, bahkan ada pula non muslim yang ikut bersimpati dengan hadir disana, membuktikan bahwa tidak ada yang umat Islam musuhi atau perangi selain kepada sang tersangka penistaan agama.

